FAHMI FAIZAR RACHMAN (13214780)
1EA19
1.
Apa yang dimaksud dengan masyarakat dan interaksi
social?
Jawab :
masyarakat adalah orang-orang yang hidup
bersama yang menghasilkan kebudayaan.
Sedangkan interaksi sosial adalah kontak atau
hubungan timbal balik antar individu dan kelompok.
2.
bagaimana
sikap anda jika melihat budaya korup yang masih sulit dihilangkan di Indonesia?
Jawab :
Yang namanya korupsi
memang sangat sulit dihindari dan dihilangkan seluruhnya. Hal
ini dikarenakan masih ada saja orang-orang bermental tempe yang selalu mencuri
uang yang bukan haknya. Bahkan
di Indonesia sendiri praktek korupsi hampir ada disemua kalangan mayoritas yang
melakukannya adalah kaum-kaum penjabat negara, yang dimana seharusnya bekerja
untuk mensejahterahkan rakyatnya bukan malah untuk memperkaya diri sendiri.
Ada beberapa faktor yang menyebabkan kasus-kasus korupsi di Indonesia
sulit untuk diselesaikan atau diberantas. Faktor-faktor itu yaitu :
·
Penyakit Kronis Bangsa Indonesia
·
Sistem Penegakan Hukum yang
Lemah
·
Hukuman Yang Kurang Tegas
Tapi melihat kinerja KPK
(Komisi Pemberantasan Korupsi) pada saat ini, saya masih merasa optimis bahwa
pemeberantasan korupsi di Indonesia bukanlah hal yang mustahil dilakukan.
3.
Jelaskan
tentang manusia dengan berbagai hubungan!
Jawab:
a. Manusia dan cinta kasih
Manusia
adalah makhluk sosial, dan tidak dapat hidup sendiri. Artinya manusia tidak
bisa hidup tanpa adanya bantuan dari orang lain. Cinta dan Kasih adalah sesuatu
yang sangat berkesan bagi semua manusia Makna cinta dan kasih yaitu sama semua
menghasilkan makna yang tiada batas. Cinta adalah kekuatan manusia yang paling
tinggi oleh karena itu semua orang memiliki cinta.
Contoh
: seorang anak yang mencintai ibu dan bapaknya, seorang suami yang mencintai
istrinya.
b. Manusia dan keindahan
Hubungan
anatara manusia dan keindahan sangatlah erat. Manusia sendiri merupakan hasil
karya ciptaan Tuhan yang indah. Pada dasarnya manusia sangat menyukai keindahan
apapun itu. Sebagai contoh, manusia sangat senang mengunjungi tempat-tempat
yang memiliki keindahan tinggi, seperti laut, pantai, pegunungan, dsb. Manusia
juga sangat senang untuk memiliki benda-benda yang menurutnya atau dilihatnya
indah, seperti bunga (khususnya wanita).
c. Manusia dan penderitaan
Penderitaan
merupakan realita kehidupan manusia di dunia yang tidak dapat dielakan. Orang
yang bahagia juga harus siap menghadapi tantangan hidup bila tidak yang muncul
penderitaan. Dan orang yang menghadapi cobaan yang bertubi-tubi harus
berpengharapan baik akan mendapatkan kebahagian. Karena penderitaan dapat
menjadi energi untuk bangkit berjuang mendapatkan kebahagian yang lalu maupun
yang akan datang. Contohnya adalah penderitaan masyarakat papua yang sampai
saat ini belum bisa diselesaikan oleh pemerintah, masyarakat papua menuntut
keadilan terhadap pemerintah pusat karena mereka selama ini hidup di negra yang
merdeka dengan nasib yang menderita.
d. Manusia dan keadilan
Keadilan
memberikan kebenaran, ketegasan dan suatu jalan tengah dari berbagai persoalan
juga tidak memihak kepada siapapun. Dan bagi yang berbuat adil merupakan orang
yang bijaksana.
Contoh
Keadilan: Seorang koruptor yang memakan uang rakyat. Koruptor di tangkap dan
dimasukan kepenjara selama 2 tahun tanpa ada goresan luka sedikit pun pada
wajahnya. Hal tersebut mencerminkan bahwa hakim dan jaksa di indonesia tidak
adil pada rakyat kecil yang dikarenakan mencuri dompet mendapatkan masa
kurungan lebih dari sang koruptor, padahal koruptor lah yang mencuri uang
rakyat lebih banyak dari pada pencopet itu. Bahkan koruptor bisa mendapatkan
fasilitas yang istimewa bahkan seperti apartemen didalam penjara.
e. Manusia dan pandangan
hidup
Pandangan
hidup adalah sikap manusia yang paling mendasar dalam menyikapi setiap hal yang
terjadi dalam hidupnya, baik itu berupa masalah, tugas, tantangan dan segala
yang dilakukannya manusia pasti mempunyai pandangannya masing – masing.
Contoh:
seseorang yang sudah memikirkan rencana untuk masa depannya.
f. Manusia dan tanggung jawab
Tanggung
jawab adalah sifat terpuji yang mendasar dalam diri manusia. Selaras dengan
fitrah. Tapi bisa juga tergeser oleh faktor eksternal. Setiap individu memiliki
sifat ini. Ia akan semakin membaik bila kepribadian orang tersebut semakin
meningkat. Ia akan selalu ada dalam diri manusia karena pada dasarnya setiap
insan tidak bisa melepaskan diri dari kehidupan sekitar yang menuntut
kepedulian dan tanggung jawab. Inilah yang menyebabkan frekuensi tanggung jawab
masing-masing individu berbeda.
Contoh:
seseorang yang berbuat salah mau untuk bertanggung jawab atas kesalahan yang
dia buat.
g. Manusia dan kegelisahan
Manusia
dalam hidupnya pasti pernah mengalami beban pikiran , baik secara financial
maupun non financial, dan itu bisa diakibatkan dalam berbagai hal. misalnya,
seseorang yang sedang mengalami depresi karena mengalami masalah yang sedang
dihadapi, sehingga orang itu mengalami kegelisahan
h. Manusia dan harapan
Harapan, setiap manusia pasti memiliki harapan
untuk kehidupannya, harapan-harapan yang baik pastinya. Manusia yang tidak
memiliki harapan dalam hidupnya adalah manusia yang memiliki sifat pesimistis, gampang
putus asa, dan mudah menyerah. Tidaklah baik memiliki sifat seperti itu.
Sekecil apapun harapan yang ada kita haruslah percaya pada harapan tersebut,
karena itulah yang memberikan semangat pada kita untuk dapat terus berlanjut
pada apa yang ingin kita raih.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar