FAHMI FAIZAR RACHAMAN (13214780)
1EA19
Tugas Merangkum Ilmu
Budaya Dasar Bab 1,2,3 dan 4
TINJAUAN TENTANG ILMU
BUDAYA DASAR
A. PENDAHULUAN
Mata kuliah Ilmu Budaya Dasar adalah
salah satu mata kuliah yang menbicarakan tentang nilai-nilani, tentang
kebudayaan, tentang berbagai macam masalah yang dihadapi manusia dalam hidup
sehari-hari. Mata kuliah ini di harapkan agar lulusan perguruan tinggi kita
dari semua jurusan dapat mepunyai suatu kesamaan bahan pembicaraan.
Dengan mendapat mata kuliah Ilmu Budaya
Dasar mahasiswa nantinya memiliki latar belakang yang cukup luas tentang
kebudayaan Indonesia pada umumnya dan menimbulkan minat mendalami lebih lanjut.
Dengan demikian mahasiswa dapat mengembangkan kebudayaannya sendiri dengan
cara-cara yang lebih kreatif dari sebelumnya. Selain itu sikap moral juga
sangat dibutuhkan untuk melengkapi mahasiswa dengan pengalaman yang luas dan
tidak bergantung kepada orang lain.
B. ILMU BUDAYA DASAR SEBAGAI BAGIAN DARI
MATA KULIAH DASAR UMUM
lmu
budaya dasar merupakan salah satu komponen dari sejumlah mata kuliah dasar
(MKDU) yang merupkan mata kuliah wajib di semua perguruan tinggi. Baik yang
sifatnya eksasta maupun yang non ekstanta. Secara khusus MKDU bertujuan untuk
menghasilkan warga Negara sarjana yang berkualifikasi sebagai berikut :
1. Berjiwa Pancasila.
2. Taqwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa.
3. Memiliki wawasan komprehensif dan pendekatan integral
di dalam menyikapi permasalahan kehidupan.
4. Memiliki wawasan budaya yang luas tentang kehidupan
bermasyarakat.
C. PENGERTIAN ILMU
BUDAYA DASAR
Secara sederhana Ilmu Budaya Dasar
adalah pengetahuan yang diharapkan memberikan pengetahuan dasar dan pengertian
umum tentang konsep-konsep yang dikaji untuk mengembangkan masalah manusia dan
kebudayaan.
Prof.Dr.Harsya Bachtiar mengemukakan
bahwa ilmu dan pengetahuan dikelompokkan dalam tiga kelompok besar, yaitu :
1.
Ilmu-ilmu
Alamiah ( Natural Science
)
Ilmu-ilmu
alamiah bertujuan untuk mengetahui keteraturan yang terdapat dalam alam
semesta. Untuk mengkaji hal itu digunakan metode ilmiah. Caranya adalah dengan
menentukan hukum yang berlaku mengenai keteraturan itu, lalu dibuat analisis
untuk menentukan suatu kualitas. Hasil analisis itu kemudian digeneralisasikan.
Atas dasar ini lalu dibuat prediksi. Hasil penelitiannya 100 % benardan 100 %
salah. Yang termasuk ilmu-ilmu alamiah antara lain adalah astronomi, fisika,
kimia, biologi, kedokteran, mekanika, dan lain-lain.
2.
Ilmu-ilmu
Sosial ( Social Science
)
Ilmu-ilmu
sosial bertujuan untuk mengkaji keteraturan yangt terdapat dalam hubungan antar
manusia. Untuk mengkaji hal itu digunakan metode ilmiah sebagai pinjaman dari
ilmu-ilmu alamiah. Tetapi, hasil penelitiannya tidak mungkin 100 % benar, hanya
mendekati kebenaran. Karena keteraturan dalam hubungan antar manusia itu tidak
dapat berubah dari saat ke saat. Yang termasuk ilmu-ilmu social antara lain
adalah ilmu ekonomi, sosiologi, politik, demografi, psikologi, antropologi
sosial, sosiologi hukum, dan lain-lain.
3.
Pengetahuan
Budaya ( The Humanities
)
Pengetahuan
budaya bertujuan untuk memahami dan mencari arti kenyataan-kenyataan yang
bersifat manusiawi. Untuk mengkaji hal itu digunakan metode pengungkapan
peristiwa-peristiwa dan pernyataan-pernyataan yang bersifat unik, kemudian
diberi arti. Metode ini tidak ada hubungannya dengan metode ilmiah, hanya
mungkin ada pengaruh dari metode ilmiah.
D. TUJUAN ILMU BUDAYA DASAR
Untuk bisa menjangkau tujuan tersebut
Ilmu Budaya Dasar dapat diharapkan :
1. Mengusahakan
penajaman kepekaan mahasiswa terhadap lingkungan budaya.
2. Memberikan
kesempatan kepada mahasiswa untuk memperluas pandangan mereka tentang masalah
manusia dan kebudayaan serta mengembangkan daya pikir kritis.
3. Mengusahakan
agar mahasiswa, sebagai calon pemimpin bangsa dan Negara serta ahli dalam
bidang disiplin masing-masing, dan tidak jatuh kedalam sifat kedaerahan.
4. Mengusahakan
wahana komunikasi akademi agar mereka lebih mampu berdialog satu sama lain.
E. RUANG LINGKUP ILMU BUDAYA DASAR
Ada
2 masalah pokok yang menjadi bahan pertimbangan untuk menentukan ruang lingkup
kajian mata kuliah imu budaya dasar, yaitu :
1. Berbagai
aspek kehidupan yang seluruhnya merupakan ungkapkan masalah kemanusiaan dn
berbudaya yang dapat didekati dengan menggunakan pengetahuan budaya.
2. Hakekat
manusia yang satu tau universal, akan tetapi yang beraneka ragam perwujudannya
dalam kehidupan masing-masing jaman dan tempat.
Menilik kedua masalah pokok yang bias
dikaji dalam mata kuliah ilmu budya dasar tersebut diatas nampak dengan jelas
bahwa manusia menempati posisi sentral dalam pengkajian.
Pokok bahasan yang akan dikembangkan adalah :
Pokok bahasan yang akan dikembangkan adalah :
·
Manusia dan cinta kasih
·
Manusia dan keindahan
·
Manusia dan penderitaan
·
Manusia dan keadilan
·
Manusia dan pandangan hidup
·
Manusia dan tanggung jawab serta
pengabdian
·
Manusia dan kegelisahan
·
Manusia dan harapan
Kedelapan pokok bahasan itu termasuk dalam karya yang tercakuo dalam pengetahuan budaya. Perwujudan mngenai cinta, misalnya, terdapat dalam karya sastra, tarian, musical, ilsafat, lukisan, patung dan sebagainya.
Kedelapan pokok bahasan itu termasuk dalam karya yang tercakuo dalam pengetahuan budaya. Perwujudan mngenai cinta, misalnya, terdapat dalam karya sastra, tarian, musical, ilsafat, lukisan, patung dan sebagainya.
BAB
2
MANUSIA
DAN KEBUDAYAAN
A. MANUSIA
1) Manusia terdiri dari empat unsur yang saling terkait :
a.
Jasad : Badan kasar manusia yang tampak pada
luarnya.
b.
Hayat : Mengandung unsur hidup.
c.
Ruh : Bimbingan dan pimpinan tuhan.
d.
Nas : Dalam pengertian diri dan
keakuan.
2)
Manusia sebagai satu kepribadian mengandung tiga
unsur, yaitu :
a. Id :
Struktur kepribadian yang paling primitif dan paling tidak nampak.
b.
Ego : Struktur kepribadian yang
pertama kali dibedakan dari Id, disebut
sebagai kepribadian “eksekutif” peranya dalam
menghubungkan energi
Id ke dalam saluran sosial yang dimengerti orang lain.
c. Superege :
struktur kepribadian yang paling akhir, muncul pada usia lima tahun.
B. HAKEKAT MANUSIA
a. Mahluk ciptaan Tuhan yang terdiri dari tubuh dan jiwa
sebagai satu kesatuan yang utuh.
b. Mahluk ciptaan Tuhan yang paling sempurna, jika
dibandingkan dengan mahluk lainnya.
c. Biokultural, yaitu mahluk hayati yang budayawi.
d. Mahluk ciptaan Tuhan yang terikat dengan lingkungan
(ekologi), mempunyai kualitas dan martabat karrena kemampuan bekerja dan
berkarya.
C. KEPRIBADIAN
BANGSA TIMUR
Francis L.K.
Hsu, sarjana amerika keturunan Cina yang mengkombinasikan dirinya di dalam ilmu
antropologi, psikologi, filsafat, dan kesusastraan cina klasik. Karya tulisnya
berjudul Psychological Homeostatis Cina Klasik.Psikologi timbul di dalam
masyarakat barat. Manusia memerlukan isi jiwa tambahan untuk memuaskan
kebutuhan rohaniah yang bersifat fundamental dalam hidup manusia. Konsep Jen
yaitu manusia yang berjiwa selaras dan manusia yang berkepribadian. Usul
Francis L.K. Hsu adalah agar para ahli psikologi tidak hanya meamakai konsep
barat mengenai kepribadian, tetapi juga memperhatikan unsur hubungan
mesra dan bakti.
D. PENGERTIAN
KEBUDAYAAN
Kebudayaan
berasal dari kata budhayah yang berarti budi atau akal. Dalam bahasa latin
berasal dari karta colore yang berarti mengolah tanah. Budaya adalah segala
sesuatu yang dihasilkan oleh pikiran manusia dengan tujuan untuk mengolah
tanah atau tempat tinggalnya.
E. UNSUR - UNSUR
KEBUDAYAAN
Tujuh unsur kebudayaan universal, yaitu :
1.
Sistem religi
2.
Sistem
organisasi kemasyarakatan
3.
Sistem
pengetahuan
4.
Sistem mata
pencaharian hidup dan sistem-sistem ekonomi
5.
Sistem
teknologi dan peralatan
6.
Bahasa
7.
Kesenian
F. WUJUD
KEBUDAYAAN, KONSEP, DAN PIKIRAN MANUSIA
1.
Kompleks
gagasan, konsep, dan pikiran manusia.
2.
Kompleks
aktivitas.
3.
Wujud sebagai
benda.
G. ORIENTASI NILAI BUDAYA
1.
Hakekat hidup manusia ( MH )
2.
Hakekat karya manusia ( MK )
3.
Hakekat waktu manusia ( WM )
4.
Hakekat alam manusia ( MA )
5.
Hakekat hubungan manusia ( MN )
H. PERUBAHAN KEBUDAYAAN
Terjadinya perubahan disebabkan oleh :
1. Sebab yang berasal dari dalam
masyarakat dan kebudayaan sendiri.
2. Sebab perubahan lingkungan alam dan
fisik tempat mereka hidup.
- Unsur kebudayaan asing yang mudah diterima :
a. Unsur kebudayaan kebendaan seperti peralatan.
b. Unsur yang membawa manfaat besar.
c. Unsur yg mudah disesuaikan engan keadaan masyarakat
yang menerima unsur tersebut.
· Unsur kebudayaan yang sulit diterima :
a. Unsur yang menyangkut sistem kepercayaan seperti
ideologi, falsafah hidup dan lain-lain.
b. Unsur yang dipelajari pada taraf pertama proses
sosialisasi.
· Generasi muda yang paling cepat menerima unsur
kebudayaan asing dalam proses akulturasi.
· Masyarakat yang
terkena proses akulturasi pasti ada kelompok individu yang sukar sekali atau
bahkan tidak
dapat menyesuaikan diri dengan perubahan yang terjadi.
I. KAITAN MANUSIA
DAN KEBUDAYAAN
Manusia
menciptakan kebudayaan, dan setelah kebudayaan itu tercipta maka kebudayaan
mengatur hidup manusia agar sesuai dengannya.
Proses
dialektis tercipta melalui tiga tahap, yaitu :
1.
Eksternalisasi,
yaitu proses dimana manusia mengekspresikan dirinya dengan membangun duniannya.
2.
Obyektivasi,
proses dimana masyarakat menjadi realitas obyektif.
3.
Internalisasi,
proses dimana masyarakat disergap kembali oleh manusia.
BAB 3
KONSEPSI
ILMU BUDAYA DASAR DALAM KESUSASTRAAN
A.
PENDEKATAN KESUSATRAAN
Sastra
mempunyai peranan yang penting.Karena satra mempergunakan bahasa. Sastar lebih
mudah berkomunikasi karena sastra adalah penjabaran abstraksi. Sastra didukung
oleh cerita.
B.
ILMU BUDAYA DASAR YANG DIHUBUNGKAN DENGAN PROSA
Dalam kesusastraan indonesia dikenal dengan jenis prosa lama dan prosa baru
:
Prosa lama :
1. Dongeng – dongeng
2. Hikayat
3. Sejarah
4. Epos
5. Cerita pelipur lara
Prosa baru meliputi :
1. Cerita pendek
2. Roman/novel
3. Biografi
4. Kisah
C.
NILAI-NILAI DALAM PROSA FIKSI
Nilai yang diperoleh para pembaca lewat sastra, yaitu
:
1. Prosa fiksi memberikan kesenangan
2. Prosa fiksi memberikan informasi
3. Prosa fiksi memberikan warisan kultural
4. Prosa memberikan keseimbangan wawasan
D. ILMU BUDAYA DASAR YNG DIHUBUNGKAN
DENGAN PUISI
Alasan yang mendasari penyajian puisi pada perkuliahan
Ilmu Budaya Dasar, yaitu :
1. Hubungan puisi dengan pengalaman hidup manusia
2. Puisi dan keinsyafan/kesadaran individual
3. Puisi dan keinsyafan sosial
BAB 4
MANUSIA DAN CINTA KASIH
A.
PENGERTIAN CINTA KASIH
Cinta adalah
rasa sangat suka atau sayang, ataupun sangat kasih atau sangat tertarik
hatinya. Kasih artinya perasaan sayang atau cinta kepada atau menaruh belas
kasihan. Cinta kasih dapat diartikan sebagai perasaan suka kepada seseorang
yang disertai dengan menaruh belas kasihan.
B.
CINTA MENURUT AJARAN AGAMA
·
Cinta diri
·
Cinta kepada sesama manusia
·
Cinta seksual
·
Cinta kebapakan
·
Cinta kepada allah
·
Cinta kepada rasul
C.
KASIH SAYANG
Kasih sayang adalah perasaan sayang, perasaan cinta
atau perasaan suka kepada seseorang.
D.
KEMESRAAN
Kemesraan
berasal dari kata mesra yang berarti perasaan simpati yang akrab. Kemesraan
ialah hubungan yang akrab baik antara pria wanita yang sedang dimabuk asmara
maupun yang sudah berrumah tangga. Kemesraan pada dasarnya merupakan perwujudan
kasih sayang yang mendalam.
E.
PEMUJAAN
Pemujaan adalah
salah satu manifestasi cinta manusia kepada tuhannya yang diwujudkan dalam
bentuk komunikasi ritual. Kecintaan manusia kepada tuhan tidak dapat dipisahkan
dari kehidupan manusia.
F.
BELAS KASIHAN
Cinta terhadap
sesama diberikan istilah belas kasihan untuk membedakan antara cinta kepada
orang tua, pria-wanita, dan cinta kepada tuhan. Dalam cinta sesama ini
dipergunakan istilah belas kasihan, karena cinta disini bukan karena cakapya,
kayanya, cantiknya, pandainya, melainkan karena penderitaannya. Jadi kata kasihan
atau rahmah berarti bersimpati kepada nasib atau keadaan yang diderita orang
lain.
G.
CINTA KASIH EROTIS
Cinta kasih
erotis yaitu kehausan akan penyatuan yang sempurna, akan penyatuan dengan
seseorang lainnya. Cinta kasih erotis bersifat eksklusif, bukan universal, dan
cinta kasih yang paling tidak dapat dipercaya. Cinta kasih erotis kerap kali
dicampur baurkan dengan pengalaman ynag eksplosif berupa jatuh cinta. Jika
cinta kasih erotis tidak merupakan cinta kasih kesaudaraan, ia hanya akan
membawa kita kepada penyatuan yang bersifat orgiastis dan sementara saja. Dalam
cinta kasih erotis terdapat eksklusivitas yang tidak terdapat dalam cinta kasih
persaudaraan dan cinta kasih keibuan.