FAHMI FAIZAR RACHMAN(13214780)
KELAS : 1EA19
A WALK TO REMEMBER
Landon Carter (Shane West)
beserta teman-temannya adalah salah satu kelompok yang terkenal di sebuah SMA
di kota Beaufort, Carolina Utara. Mereka selalu melakukan hal-hal yang
aneh dan tidak bermoral seperti mabuk-mabukan, menjahili teman-teman satu
sekolahnya dan sebagainya. Ketika sebuah lelucon yang dilakukan kelompok ini
kepada teman sekolahnya, Clay Gephardt, berubah menjadi bencana, Landon yang
merencanakan kejadian tersebut diancam untuk dikeluarkan dari sekolahnya.
Kepala sekolahnya memutuskan Landon harus menjalani hukuman percobaan.
Hukumannya, dia harus berpartisipasi dalam berbagai kegiatan sesudah sekolah
seperti drama musikal musim semi. Disinilah dia bertemu dengan seorang kutu
buku yang taat beragama bernama Jamie Sullivan (Mandy Moore),
putri tunggal Pendeta Sullivan (Peter
Coyote). Landon memiliki kesulitan dalam memahami bagiannya, sehingga dia
sering bertanya ke Jamie. Pada hari berikutnya, Landon terus berusaha mendekati
Jamie tapi dia terus menolaknya. Pada saatnya, beberapa teman Landon memainkan
lelucon jahat di depan Jamie dan Landon datang untuk menolongnya, memukul
temannya yang membuat lelucon tersebut dan akhirnya menyangkal semua yang
diyakini teman-teman lamanya. Jamie akhirnya menerima permintaan maafnya dengan
tulus dan setuju untuk berkencan dengan izin dari ayahnya. Keduanya mulai jatuh
cinta dan Landon mulai membantunya untuk mencapai segala hal yang ada dalam daftar
keinginannya. Kesetiaan Jamie kepadanya telah membuat Landon percaya pada
kemampuannya untuk menjadi seseorang yang lebih baik: dia sekarang ingin masuk
sekolah kedokteran.
Namun, saat hubungan mereka mulai serius, Jamie
mengungkapkan rahasia di balik sifat ayahnya yang protektif kepada Landon:
Jamie menderita leukemia
dan telah berhenti merespons terhadap pengobatan. Landon larut dalam kesedihan
dan Jamie harus menjalani berbagai pengobatan. Sementara itu, Landon terus
untuk memenuhi keinginan dalam daftar Jamie. Ketika Jamie keluar dari rumah
sakit, Pendeta Sullivan mengatakan kepada Landon bahwa ayahnya telah membayar
untuk perawatan kesehatan pribadi di rumah. Saat sedang melihat bintang dengan
teleskop buatannya, Landon melamarnya agar dia dapat memenuhi keinginan nomor
satu Jamie yakni menikah. Mereka menikah di gereja yang diimpikan dan semua
teman mereka hadir serta ayahnya bertindak sebagai pendeta pernikahan. Mereka
berdua hidup bahagia sampai Jamie akhirnya meninggal di akhir musim panas.
Empat tahun kemudian, Landon mengunjungi ayah Jamie. Pendeta
Sullivan mengatakan bahwa dia beserta ibu Landon sangat bangga dengannya dapat
masuk sekolah kedokteran dan dia juga yakin bahwa Jamie akan bangga juga
padanya. Landon meminta maaf kepada Pendeta Sullivan - Jamie tidak pernah dapat
menyaksikan mukjizatnya, tetapi Pendeta Sullivan meyakini bahwa Jamie telah
mendapatkan mukjizatnya berupa Landon. Film berakhir dengan adegan Landon
sedang berjalan di dermaga dan mengatakan bahwa Jamie telah menyelamatkan
nyawanya dan cinta mereka ibarat angin, dia tidak bisa melihatnya namun dia
bisa merasakannya.
Saya yakin anda pasti sudah tidak asing lagi dengan film
yang dibintangi oleh Mandy Moore dan Shane West ini. Filmya diproduksi di tahun 2002, dan disutradarai
oleh Adam Shankman. Dalam versi filmnya, kita akan disuguhkan dengan akting
yang menarik dari Mandy Moore dan Shane West. Kita akan dibuat percaya dengan
akting ”remaja pemberontak tahun 50-an” Landon Carter, yang kemudian sifatnya
berubah menjadi lebih baik, setelah ia jatuh cinta dengan si malaikat-Jamie
Sullivan.
Pada dasarnya A Walk To Remember adalah film yang, well….
touchy. Tapi jika filmnya belum cukup membuat anda menitikkan air mata,
maka anda harus mencoba membaca bukunya.
Ditulis oleh Nicholas Sparks di North Carolina (seperti
setting cerita dalam bukunya), pada tahun 1998. Ditulis dengan menggunakan sudut pandang orang pertama, dan, pastikan anda
tidak melawatkan satu bagian cerita-pun, termasuk pada bagian prolog. Pada
bagian tersebut, Landon berumur 57 tahun dan sedang mengingat kembali bitter
sweet memory -nya dan Jammie.
Jamie Sullivan
merupakan anak pendeta Hegbert Sullivan di Beaufort-North Carolina. Jamie
tumbuh dewasa menjadi gadis yang sangat baik dan religius, tapi inilah yang
membuatnya Landon menjadi gila (pada awalnya). Beaufort adalah sebuah kota
kecil yang setiap orang sudah saling mengenal satu sama lain. Jamie dan Landon
sudah saling kenal sejak kecil, tapi lingkungan pertemanan yang bebeda
membentuk mereka menjadi dua orang yang berbeda.
Pada suatu
kesempatan mereka bertemu, yaitu dalam kelas pelajaran drama, dan drama yang
akan dimainkan pada natal ini diangkat dari kisah nyata pendeta Sullivan
setelah ia ditinggal oleh istrinya, yang berjudul ’Christmast Angel’.
Jamie berperan sebagai si malaikat, dan ia sangat bersemangat dengan pementasan
ini. Ia sangat menginginkan suksesnya drama ini, karena itulah ia memohon
Landon Carter bersedia berperan menjadi pendeta sullivan.
Sementara itu,
Landon Carter merupakan tipikal remaja pada umumnya, agak pemberontak, suka
mencari-cari masalah, dsb. Pendeta Sullivan mempunyai hubungan yang tidak baik
dengan keluarga Carter; kakeknya, ayahnya, dan ia sendiri.
Latihan drama
membuat Jamie dan Landon semakin dekat, dan Jamie suka meminta tolong Landon
menemaninya pulang berjalan kaki sampai rumah. Pada saat itu Landon masih
menganggap Jamie sebagai seorang perempuan yang cukup aneh. Perasaan itu
berubah ketika sehari sebelum pementasan Landon membentak Jamie, dan ia belum
sempat minta maaf atas sikapnya sampai pada saat pementasan, Jamie muncul di
panggung dengan dandanannya yang berbeda dari biasanya, ”you’re beautiful”,
itulah dialog yang harus diucapkan oleh Landon dengan susah payah karena
terkejut melihat penampilan Jamie yang sangat cantik.
Anyway, itu merupakan awal mula perasaan cinta Landon
Carter. Setelah pementasan itu, secara tidak sadar ia ingin mengetahui lebih
banyak lagi mengenai Jamie, dan berusaha memahami sifatnya yang tidak dapat
ditebak.
Kemudian,
disinilah dramanya dimulai. Setelah mereka sering menghabiskan waktu bersama
dan hampir yakin bahwa mereka memang ada untuk satu sama lain, Jamie mengatakan
bahwa ia terkena leukimia.
Yes, it was a sad ending, but, they finally got married.
Landon ingin memberikan hadiah
terakhirnya untuk Jamie. Ia berpikir keras untuk beberapa waktu dan mulai putus
asa karena hampir tidak dapat menemukan jawabannya. Sampai akhirnya ia ingat
akan salahsatu mimpi Jamie: menikah. Dan pada saat itulah ia langsung berlari
ke gereja tempat Pendeta Sullivan berada, dan meminta izin darinya. Kemudian ia
kembali lagi ke kamar Jamie untuk memintanya menjadi istrinya.
Menurut pendapat
saya, bagian itulah yang paling menyentuh. Nicholas Sparks has
successly moving my emotion, like he puts me there, and I can feel exactly what
they both feels.
Dan cerita ini
tidak 100% fiksi, karena beberapa hal diambil dari kisah nyata.
Novel ini
diinspirasi dari kisah hidup Danielle Sparks Lewis, adik perempuannya yang
meninggal akibat kanker. Sama seperti cerita di novelnya, suami adiknya pun
melamarnya ketika ia sedang sakit.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar